Jakarta (ANTARA) - Guru besar sekaligus pengamat kebijakan pendidikan dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Cecep Darmawan mengatakan Kementerian Dalam Negeri memegang peran strategis dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya di daerah.
Menurut Cecep, keberhasilan MBG di daerah sangat bergantung pada dukungan dan kesiapan pemerintah daerah dalam pendistribusian makanan bergizi, terutama di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
"Kemendagri harus memastikan konsolidasi Pemda berjalan efektif. Jangan semua diseragamkan. Daerah kepulauan punya tantangan berbeda dengan daerah daratan," kata Cecep dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Cecep mengatakan Mendagri berperan mendorong pemerintah daerah menyesuaikan model pelaksanaan MBG dengan kondisi lokal, mulai dari pasokan bahan pangan, infrastruktur distribusi, hingga keterlibatan koperasi sekolah dan UMKM lokal.
"Program MBG bisa berhasil jika rantai pasok di daerah terjamin dan tidak dipaksakan mengikuti pola kota besar," ujarnya.
Cecep mengatakan ada empat kementerian kunci yang menentukan kesuksesan pelaksanaan MBG, yakni pertama, Kementerian Keuangan yang memastikan pengelolaan dan pencairan anggaran. Kedua, Kementerian Kesehatan yang menjamin kualitas gizi dan higienitas makanan. Ketiga, Kementerian Dalam Negeri yang mengoordinasikan peran pemerintah daerah agar pelaksanaan MBG berjalan serentak dan sesuai karakter wilayah.
Keempat, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang bertugas memastikan keberlanjutan pelaksanaan MBG di sekolah."Empat kementerian ini perlu pembagian kerja yang jelas agar tidak terjadi ego sektoral. Siapa mengerjakan apa, dan bagaimana mekanisme koordinasinya," kata Cecep.
Sumber: https://www.antaranews.com/berita/5212045/pengamat-kemendagri-pegang-peran-strategis-sukseskan-mbg
